Blokade Jalan di Manokwari, Massa Desak Perbaikan Program MBG dan Copot Kepala BGN Papua Barat
Gapurarakyat.com, MANOKWARI – Sejumlah pemuda di Manokwari menggelar aksi blokade jalan di kawasan Swapen Bahari, tepatnya di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Papua Barat, Senin. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kinerja Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Papua Barat yang dinilai belum optimal dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan tuntutan agar Kepala BGN Papua Barat, Erika Vionita Werinussa, segera dicopot dari jabatannya. Mereka menilai pengelolaan program, khususnya dalam penentuan jadwal menu harian, masih belum terstruktur dan berdampak langsung pada pelaksanaan di lapangan, terutama di Kabupaten Manokwari.
Para peserta aksi menyoroti ketidakjelasan jadwal menu yang menyebabkan proses produksi makanan tidak berjalan konsisten. Salah satu yang menjadi perhatian adalah produksi puding, yang seharusnya hanya berfungsi sebagai menu pendamping atau pengganti buah. Namun, karena perencanaan yang tidak matang, proses produksinya menjadi tidak menentu.
Kondisi tersebut turut berdampak pada para pekerja dapur yang menggantungkan penghasilan dari kegiatan produksi harian. Ketidakpastian jadwal membuat jam kerja mereka tidak menentu, sehingga berimbas pada menurunnya pendapatan.
Selain itu, massa menilai persoalan ini mencerminkan lemahnya koordinasi dan perencanaan dalam pelaksanaan program. Mereka khawatir kondisi tersebut tidak hanya memengaruhi kualitas layanan kepada masyarakat, tetapi juga kesejahteraan tenaga kerja yang terlibat.
Aksi blokade sempat menyebabkan gangguan arus lalu lintas di sepanjang Jalan Pahlawan. Aparat keamanan yang berada di lokasi melakukan pengamanan serta berupaya membuka jalur komunikasi dengan massa guna meredam situasi.
Massa menegaskan akan terus menyuarakan aspirasi hingga ada langkah konkret dari pihak BGN Papua Barat untuk memperbaiki sistem pelaksanaan program MBG, khususnya terkait kejelasan jadwal menu dan kepastian kerja bagi para pekerja. (.,.)
