Jelang Aksi Nasional 27 Agustus, Ketua MPM Universitas Caritas Indonesia Imbau Masyarakat Manokwari Tak Terprovokasi
Gapurarakyat.com, MANOKWARI — Ketua Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) Universitas Caritas Indonesia, Thomas Ricky Sanadi, mengimbau mahasiswa dan masyarakat di Kabupaten Manokwari untuk tidak mudah terprovokasi menyikapi rencana aksi nasional yang akan digelar pada 27 Agustus 2026 di Senayan, Jakarta.
Thomas menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta menghindari berbagai bentuk provokasi yang berpotensi menimbulkan keresahan maupun gangguan keamanan di wilayah Manokwari.
Menurutnya, mahasiswa memiliki peran penting dalam menjaga suasana yang aman dan kondusif. Karena itu, mahasiswa Caritas Indonesia diimbau tidak terlibat apabila terdapat rencana aksi di Kabupaten Manokwari yang berkaitan dengan agenda aksi nasional tersebut.
“Mahasiswa Caritas Indonesia tidak akan terlibat jika terdapat adanya rencana aksi yang berkaitan dengan aksi nasional tersebut di Kabupaten Manokwari. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi,” ujar Thomas.
Ia meminta masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima berbagai informasi, terutama informasi yang beredar melalui media sosial. Masyarakat diharapkan tidak langsung mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum diketahui kebenarannya.
Thomas juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan kedamaian, persatuan, dan toleransi. Menurutnya, penyampaian aspirasi merupakan bagian dari kehidupan demokrasi, namun harus dilakukan secara tertib dan tidak mengganggu keamanan maupun aktivitas masyarakat lainnya.
“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga Manokwari tetap aman dan kondusif. Jangan sampai ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk menyebarkan provokasi yang dapat memecah persatuan masyarakat,” pungkasnya. (OK)
