KETUA PARJAL MANOKWARI AJAK MASYARAKAT JAGA KONDUSIVITAS SELAMA PESPARAWI NASIONAL

0
images (1)

Gapurarakyat.com, Manokwari – Ketua PARJAL Kabupaten Manokwari, Ruben Bonay, mengeluarkan himbauan resmi kepada seluruh anggota asosiasi PAL KOAP, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, serta seluruh stakeholder di Kabupaten Manokwari untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang dan selama pelaksanaan Pesparawi Nasional di Kota Injil Manokwari.

Himbauan tersebut disampaikan menyikapi rencana aksi demonstrasi yang dijadwalkan berlangsung di sejumlah titik, antara lain kawasan kampus, kantor lurah, Lampu Merah Makali, dan Lampu Merah Haji Bau. Ruben Bonay mengajak seluruh elemen masyarakat agar tidak terlibat maupun mendukung kegiatan yang berpotensi mengganggu pelaksanaan agenda keagamaan berskala nasional tersebut.

Menurutnya, saat ini Manokwari sedang menerima kedatangan peserta Pesparawi Nasional dari berbagai daerah di Indonesia yang hadir untuk bersekutu, memuji, dan memuliakan nama Tuhan. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan dapat menunjukkan sikap sebagai tuan rumah yang baik dengan menjaga keramahan, ketertiban, dan persatuan.

“Sebagai Kota Injil dan tuan rumah Pesparawi Nasional, mari kita tunjukkan wajah Papua Barat yang damai, tertib, dan penuh kasih. Kita menyambut para tamu yang datang untuk mengikuti pesta iman, sehingga suasana yang aman dan nyaman harus menjadi prioritas bersama,” ujar Ruben Bonay dalam himbauannya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan kepada aparat keamanan, baik TNI maupun Polri, dalam menjaga stabilitas keamanan selama berlangsungnya kegiatan Pesparawi Nasional. Masyarakat diminta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas maupun tindakan anarkis.

Lebih lanjut, Ruben Bonay menegaskan bahwa momentum Pesparawi Nasional harus menjadi ajang mempererat persaudaraan dan memperlihatkan kedewasaan iman masyarakat Papua Barat kepada para tamu dari seluruh Indonesia. Ia berharap seluruh pihak dapat mengesampingkan kepentingan kelompok maupun perbedaan pandangan demi suksesnya pelaksanaan kegiatan keagamaan tersebut.

“Mari kita fokus pada kemuliaan Tuhan dan menjadikan Pesparawi Nasional sebagai bukti nyata persatuan, toleransi, dan kebersamaan masyarakat Papua Barat. Dengan demikian, Manokwari dapat memberikan kesan positif sebagai Kota Injil yang aman, damai, dan diberkati,” tutupnya.

Dengan adanya himbauan tersebut, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif menjaga situasi tetap kondusif sehingga seluruh rangkaian kegiatan Pesparawi Nasional dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. (SH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *